Apa yang membuat sebuah layanan layak disebut "cloud"? Menurut NIST (National Institute of Standards and Technology), bukan sekadar karena datanya tersimpan di internet. Dalam dokumen SP 800-145, NIST mendefinisikan lima karakteristik penting yang membedakan cloud computing dari sekadar hosting biasa. Artikel ini merangkum materi perkuliahan Cloud Computing tentang kelima karakteristik tersebut.
1. On-demand self-service
Pengguna bisa mendapatkan sumber daya komputasi - misalnya server virtual atau ruang penyimpanan - kapan saja dibutuhkan, secara mandiri, tanpa harus berbicara dulu dengan staf penyedia. Buka dashboard atau jalankan perintah, sumber daya langsung tersedia. Ini berbeda dengan cara lama: mengajukan permintaan, menunggu persetujuan, lalu menunggu tim IT memasang server fisik.
2. Broad network access
Layanan tersedia lewat jaringan dan bisa diakses dari berbagai jenis perangkat: laptop, ponsel, tablet. Akses tidak terikat pada satu jaringan internal kantor atau satu perangkat tertentu.
3. Resource pooling
Sumber daya penyedia dipakai bersama oleh banyak pengguna (model multi-tenant). Pengguna umumnya tidak tahu dan tidak perlu tahu sumber daya fisik persisnya berada di mana - kadang hanya bisa memilih tingkat yang lebih kasar, misalnya negara atau region data center. Yang penting bagi pengguna: kapasitas tersedia saat dibutuhkan.
4. Rapid elasticity
Kapasitas bisa dinaikkan atau diturunkan dengan cepat mengikuti kebutuhan. Situs yang tiba-tiba ramai pengunjung bisa menambah kapasitas dalam hitungan menit, lalu menurunkannya lagi saat sepi. Bagi pengguna, kapasitas seolah-olah tidak terbatas dan bisa diperoleh kapan saja dalam jumlah berapa saja - meski tentu saja dalam praktiknya tetap ada batas kuota dan biaya.
5. Measured service
Penggunaan sumber daya diukur secara otomatis - misalnya jam pemakaian server, jumlah penyimpanan, atau volume lalu lintas data. Pengukuran inilah yang menjadi dasar penagihan pay-as-you-go dan memberi transparansi bagi penyedia maupun pengguna tentang apa yang benar-benar dipakai.
Kenapa lima karakteristik ini penting?
Kelima karakteristik ini adalah alat uji yang praktis. Jika sebuah layanan menawarkan sumber daya yang bisa diminta sendiri kapan saja, diakses dari mana saja, dipakai bersama pengguna lain, bisa menyusut-mengembang cepat, dan terukur pemakaiannya - itulah cloud computing menurut NIST. Jika salah satu karakteristik tidak terpenuhi, layanan itu mungkin hanya hosting biasa dengan label "cloud".
Penutup
Definisi NIST menjadi rujukan dunia karena ia ringkas sekaligus tegas. Dengan memahami on-demand self-service, broad network access, resource pooling, rapid elasticity, dan measured service, siapa pun bisa membaca penawaran layanan cloud dengan lebih kritis. Artikel ini disarikan dari materi kuliah Cloud Computing.
Referensi
- NIST Special Publication 800-145, The NIST Definition of Cloud Computing - acuan resmi kelima karakteristik yang dibahas: https://csrc.nist.gov/pubs/sp/800/145/final
Semua kanal Wawan Ridwan: https://lnk.bio/wawanridwan
Enjoying WRNOTE? You can support the channel here:
Saweria: https://saweria.co/wrnote
Trakteer: https://trakteer.id/wrnote
Ko-fi: https://ko-fi.com/wrnote
Your support keeps this channel going - thank you for being part of the journey!
No comments:
Post a Comment