JS

Pages

Showing posts with label Agile. Show all posts
Showing posts with label Agile. Show all posts

Tuesday, March 31, 2026

Sunday, March 22, 2026

The 3 Skills: Agile, Focus, Leadershi


"Do not pray for an easy life. Pray for the strength to endure a difficult one." — Bruce Lee

Tuesday, November 25, 2025

Adaptasi

Seperti benih yang tumbuh di celah batu, kita belajar menantang kerasnya dunia. Dari titik mula sekecil retakan tanah, akar keberanian menyusup perlahan mencari cahaya. 

Friday, November 26, 2021

Domain 7 Agile Continuous Improvement

 FAQ Domain 7 Agile Continuous Improvement

Tools and Techniques : 

  1. Approved iterations


The term “approved iterations” in the exam content outline is related to iteration (or sprint) reviews. At the end of each iteration, the team holds a review meeting with the stakeholders to demonstrate the new increment built in the iteration. If the product owner is satisfied that the increment has met the iteration goal—the items selected from the backlog for that iteration—then they will“approve” that iteration.

When working in an outsourced environment, approved iterations can be used to control the release of incremental funding payments to a vendor. For example, “Since the work for this iteration has been approved, here’s your payment for this portion of the project.”

Page 390

DOMAIN 6 Agile Problem Detection and Resolution

 FAQ DOMAIN 6 Agile Problem Detection and Resolution

Tools and Techniques : 

  1. Control limits

Control limits are a concept from manufacturing process control, where statistically calculated upper and lower limits are used to help determine the acceptable variation in a process. However, in an agile context, control limits have a much looser interpretation that includes tolerance levels and warning signs. Such limits can help us diagnose issues before they occur or provide guidelines for us to operate within. Some of the agile recommendations or rules of thumb, such as limiting teams to 12 or fewer members, could be interpreted as control limits.

One way we can use control limits on an agile project is to monitor our velocity to gauge how likely it is that we will be able to complete the agreed-upon work by the release date. For example, if we have 600 points worth of functionality left in the backlog and 10 months until deployment preparations begin, we should set our lower control limit at 60pointsper month(600 / 10= 60), since that’s the minimum Velocity required to meet this goal.

Agile Communication, Collaboration (anytime and anywhere) and Generalizing-Specialist

Agile, in many ways, is talking about:

a. Collaboration and communication (anytime and anywhere) in terms of technology, delivery and support, and maintaining for something.



b. Generalizing - Specialists to Improving Your Effectiveness




Let's go in-depth into more detail:

Wednesday, November 17, 2021

Domain 5 Agile Adaptive Planning

 Domain 5 Agile Adaptive Planning

Sebutkan dan jelaskan hal-hal dibawah ini:

 Tools and Techniques : 

  1. Affinity estimating

Affinity Estimating is a technique many agile teams use too quickly and easily estimate a large number of user stories in story points. This is a great technique if a project has just started, and has a backlog that hasn't been estimated yet, or in preparation for release planning.

Page 281.

Monday, November 08, 2021

FAQ DOMAIN 4 TEAM PERFORMANCE

Frequently Asked Questions (FAQ) Domain 4: Team Performance

1. Adaptive leadership

Sunday, October 31, 2021

Domain 3 Stakeholder Engagement PMI-ACP

DOMAIN 3 STAKEHOLDER ENGAGEMENT

Frequently Asked Questions (FAQ)

Carilah jawaban sesuai pertanyaan dari sumber-sumber yang telah diinformasikan

Kumpulkan tugas yang sudah selesai selambat-lambatnya 1 jam sebelum Sesi study group

dimulai.

Jelaskan konsep dari hal-hal dibawah ini:

Tuesday, October 26, 2021

Be Willing to Challenge the Status Quo - Agile Leadership

Agile Leadership

As leaders, we can help create a productive project environment by using practices like modeling the behavior we want the team to follow, communicating the project vision, enabling stakeholders to act, and being willing to challenge the status quo.



Sunday, October 24, 2021

DOMAIN 2 VALUE-DRIVEN DELIVERY

DOMAIN 2 VALUE-DRIVEN DELIVERY

Frequently Asked Questions (FAQ)

Carilah jawaban sesuai pertanyaan dari sumber-sumber yang telah diinformasikan

Kumpulkan tugas yang sudah selesai selambat-lambatnya 1 jam sebelum Sesi study group dimulai.

Sunday, October 17, 2021

DOMAIN 1. AGILE PRINCIPLES AND MINDSET

DOMAIN 1. AGILE PRINCIPLES AND MINDSET

Frequently Asked Questions (FAQ)

1. Jelaskan mengapa perlu Agile!

#Knowledge work projects in a fast-moving, complex environment, call for an agile approach.

#Different types of projects require different methods. In our everyday lives, we continually customize our approach depending on the situation, often in small and subtle ways. For example, we choose what information to communicate present it based on our audience. We don’t approach every issue we face in the exact same way, like a robot; instead, we adjust our methods to be most effective for each situation. This same concept applies to projects—and some projects, especially knowledge work projects in a fast-moving, complex environment, call for an agile approach.

Pmi-acp mcg page 20

Friday, July 02, 2021

Saturday, June 12, 2021

Apa itu Agile | Agile adalah | FAQ Agile

 CHAPTER AGILE Frequently Asked Questions (FAQ)


1. Apakah yang dimaksud dengan Agile?

Agile (tangkas) adalah satu pola pikir (mindset) dan kebiasaan berlandaskan 4 Nilai dan 12prinsip utama. Sedangkan Agile Software Development adalah metodologi pengembangan software yang didasarkan pada proses pengerjaan yang dilakukan berulang dimana, aturan dan solusi yang disepakati dilakukan dengan kolaborasi antar tiap tim secara terorganisir dan terstruktur.

2. Apa yang dimaksud dengan Agile Manifesto?

merupakan nilai-nilai yang digunakan dalam mendasari berlangsungnya Agile Software Development atau agile mindset untuk mengembangkan perangkat lunak dengan melakukannya dan membantu orang lain melakukannya. sebagai berikut:

  1. Individu dan interaksi lebih dari proses dan alat
  2. Perangkat lunak yang berfungsi lebih dari dokumentasi yang komprehensif
  3. Kolaborasi pelanggan lebih dari negosiasi kontrak
  4. Menanggapi perubahan lebih dari mengikuti rencana

Artinya, sementara ada nilai pada barang-barang di sebelah kanan, kami lebih menghargai barang-barang di sebelah kiri.

Tuesday, June 08, 2021

Bagaimana Agile membantu organisasi keluar dari Crisis Pandemi Covid19

Agile Culture Check: Gain a quick insight into the agility of your  organization – JK – Growing Together

Organisasi yang memiliki budaya gesit (Agile Culture) dirancang untuk menjadi cepat, tangguh, dan mudah beradaptasi. Secara teori, organisasi yang menggunakan praktik budaya gesit sangat cocok untuk menanggapi guncangan seperti pandemi Covid-19. Memahami pengalaman perusahaan yang gesit --- atau sebagian gesit --- selama krisis memberikan wawasan tentang elemen mana dari model operasi mereka yang terbukti paling berguna dalam praktik di lapangan.

Apa itu AGILE CULTURE

Sudah beberapa tahun terakhir ini, didunia usaha muncul istilah “agility”. McKinsey mendefinisikan “agility” atau kelincahan sebagai “kemampuan perusahaan untuk memperbarui dirinya sendiri, beradaptasi, berubah dengan cepat, dan berhasil dalam lingkungan yang berubah cepat, ambigu, bergolak”. Dengan masuknya era revolusi industry 4.0 yang ditandai dengan internet mendominasi berbagai kehidupan manusia, “agility” adalah salah satu hal mutlak yang harus dimiliki oleh tiap perusahaan bila ingin survive dalam persaingan bisnis.

Perusahaan yang memiliki budaya kerja yang laincah, akan memiliki kemampuan beradaptasi dengan berbagai perubahan eksternal, mampu menghadapi berbagai pesaing baru, mampu mempraktekan dan menyesuaikan degan berbagai teknologi baru yang mengubah industri, atau perubahan mendadak dalam kondisi pasar secara keseluruhan.

Terutama dalam era pandemic covid-19 yang sudah berlangsung beberapa bulan ini, semua pelaku dunia usaha dituntut untuk bisa gesit / lincah untuk beradaptasi dan melakukan berbagai manufer. Dan kelihatannya, budaya kerja “agile” ini akan semakin mutlak dipraktekan oleh perusahaan. Artikel ini memberikan beberapa tips praktis bagaimana membentuk budaya kerja yang lincah pada para Leader dan karyawan.

Perbedaan SCRUM , Extreme Programming dan Kanban didalam project Agile



Dilansir dari berbagai sumber, XP dan Scrum adalah proses pengembangan yang mengikuti nilai-nilai itu. Keduanya "sama gesitnya"/ Agile.

Perbedaan besar antara Scrum dan XP adalah bahwa Scrum tidak mengandung praktik khusus untuk pemrograman , sedangkan XP memiliki banyak praktik (TDD, integrasi berkelanjutan, pemrograman pasangan).