Arsitektur cloud bisa dibagi menjadi empat lapisan: hardware, infrastruktur, platform, dan aplikasi. Artikel ini membahas dua lapisan teratasnya: platform dan aplikasi. Di sinilah pengguna paling sering "bersentuhan" dengan cloud, baik sebagai pengembang yang membangun aplikasi maupun sebagai pengguna akhir yang tinggal memakai.
Lapisan platform: tempat aplikasi dibangun dan dijalankan
Lapisan platform berisi segala yang dibutuhkan untuk membangun dan menjalankan aplikasi tanpa harus mengurus mesinnya sendiri: sistem operasi, runtime bahasa pemrograman, middleware, basis data, dan alat pengembangan. Pengembang cukup membawa kode aplikasinya; sisanya - sistem operasi, pustaka, konfigurasi lingkungan - disediakan dan dirawat oleh penyedia.
Inilah yang ditawarkan model layanan PaaS (Platform as a Service). Dibandingkan IaaS yang menyewakan mesin virtual "kosong", PaaS naik satu tingkat: pengembang tidak lagi mengurus sistem operasi dan fokus sepenuhnya pada aplikasinya.
Lapisan aplikasi: titik temu dengan pengguna akhir
Di puncak tumpukan ada lapisan aplikasi: perangkat lunak jadi yang langsung dipakai pengguna akhir lewat browser atau aplikasi ponsel. Email berbasis web, penyimpanan file daring, hingga aplikasi perkantoran berbasis cloud semuanya hidup di lapisan ini.
Pada lapisan inilah model layanan SaaS (Software as a Service) beroperasi. Pengguna tidak menginstal apa pun, tidak mengurus pembaruan, dan biasanya cukup membayar langganan. Perlu dicatat, "penyedia mengurus semuanya" di sini berarti sisi teknis perangkat lunaknya - pengguna tetap bertanggung jawab atas data yang ia masukkan, pengaturan akses akunnya, dan siapa yang ia beri izin.
Melihat keempat lapisan sebagai satu kesatuan
Keempat lapisan - hardware, infrastruktur, platform, aplikasi - bisa dibaca sekaligus sebagai peta delivery models cloud:
- IaaS menyewakan lapisan infrastruktur; pengguna mengurus platform dan aplikasinya sendiri.
- PaaS menyewakan sampai lapisan platform; pengguna tinggal mengurus aplikasinya.
- SaaS menyediakan lapisan aplikasi yang sudah jadi; pengguna tinggal memakai.
Pembagian ini tidak mutlak - kenyataannya ada banyak layanan yang berada di antara kategori-kategori itu - tetapi peta ini membantu membaca penawaran penyedia dengan lebih cepat.
Penutup
Lapisan platform dan aplikasi adalah bagian arsitektur cloud yang paling dekat dengan kehidupan sehari-hari: tempat aplikasi dibangun dan tempat pengguna bekerja. Bersama dua lapisan di bawahnya, keduanya melengkapi gambaran utuh tentang apa yang sebenarnya ada di balik kata "cloud". Artikel ini disarikan dari materi kuliah Cloud Computing.
Referensi
- NIST Special Publication 800-145, The NIST Definition of Cloud Computing - acuan definisi cloud computing dan delivery models: https://csrc.nist.gov/pubs/sp/800/145/final
- NIST Special Publication 500-292, NIST Cloud Computing Reference Architecture - acuan pembagian lapisan arsitektur cloud: https://www.nist.gov/publications/nist-cloud-computing-reference-architecture
Semua kanal Wawan Ridwan: https://lnk.bio/wawanridwan
Enjoying WRNOTE? You can support the channel here:
Saweria: https://saweria.co/wrnote
Trakteer: https://trakteer.id/wrnote
Ko-fi: https://ko-fi.com/wrnote
Your support keeps this channel going - thank you for being part of the journey!
No comments:
Post a Comment